Bahaya Charger Handphone yang Tetap Berada di Stopkontak - Maswids.com

Wednesday

Bahaya Charger Handphone yang Tetap Berada di Stopkontak

bahaya caharger handphone yang tetap berada di stopkontak



Bahaya Charger Hp yang Tetap Berada di Stopkontak

Untuk sebagian besar pengguna Android tentunya masing-masing memiliki charger handphone.
Sudah tahu kan, jika charger gunanya untuk mengisi ulang daya baterai yang habis.
Namun tidak banyak yang tahu nih sob, mengenai bahaya dan resiko charger yang tetap berada di stopkontak!!!

Kebiasaan sesudah memakai charger tanpa mencabutnya dari stopkontak, apa kalian salah satunya?

Jika memang iya, maka baca ulasan Maswids mengenai Bahaya Charger Tetap Berada di Stopkontak berikut ini.

Penjelasan:
Charger Handphone, alat yang di buat untuk mengisi ulang daya baterai memiliki bentuk dan kapasitas yang berbeda satu sama lain, perbedaan itu dapat di ketahui dari spesifikasi yang tertera di keterangan charger tersebut.
Semakin tinggi daya tampung charger, akan semakin tingggi juga arus listrik yang di serapnya, seperti pada umumnya charger dengan kapasitas 5 volt sama dengan 2 Amper pada daya tampungnya.
Charger mengubah arus listrik menjadi panas melalui transformer dan panas tersebut di hantarkan pada handphone untuk melakukan pengisian ulang daya baterai.

Tapi kalian sudah tahu transformer belum?

Pengertian:
Dalam kamus anak IPA, bahasa Transformers memiliki arti yaitu Transformator dapat di sebut juga dengan istilah Trafo.


Bahaya Charger Hp yang Tetap Berada di Stopkontak

Bukan film atau animasi lho sob, Tranaformer yang disebut di sini adalah komponen yang berfungsi sebagai penghantar arus listrik menuju induksi Elektromagnetik sehingga arus listrik berubah menjadi daya untuk mengisi baterai pada handphone.

Trafo memiliki 2 bagian penting dalam komponenya meliputi, Trafo stup-up dan Trafo stup-down.
Trafo Stup-up memiliki lilitan primer yang terbilang paling besar dan komponen ini berfungsi untuk menghantar daya yang di hasilkan dari arus listrik ke daya baterai pada saat waktu pengisian baterai.
Trafo Stup-down memiliki likitan lebih kecil dan sedikit, komponen inilah yang berfungsi menetralisit panas ketika selesai pengisian daya baterai.
Maka tidak heran jika sesudah mengisi daya baterai hp, charger terasa masih panas dan ada pula yang tetap panas ketika masih menempel di stopkontak.

Dalam penelitian mengenai charger tetap berada di stopkontak menyebutkan bahwa, ketika charger tetap berada di stopkontak sebagian komponen seperti trafo stup-down akan terus bekerja untuk menetralisir panas yang ditimbulkan dari arus listrik yang masuk.

Resiko bahaya:
Hal inilah yang perlu di antisipasi saat charger tetap berada di stopkontak, sebagai komponen yang harus bekerja sebagai penetralisir panas seperti trafo stup-down inilah yang perlu kamu cermati.
Mungkin untuk charger baru akan lebih kuat menahan daya panas yang masuk dari arus listrik, namun jika untuk jangka lama!!!
Bisa di bayangkan sob, sebuah komponen bekerja terus-menerus pasti akan mengakibatkan kesalahan, seperti kasus yang sangat sering di alamai oleh charger handphone yaitu, konsleting listrik atau arus pendek listrik yang dapat menimbulkan Ledakan dan kebakaran.

Pencegahan:
Untuk kamu yang sudah membaca ulasan tadi pasti sudah tau kan resiko dan bahaya yang dapat timbul dari kebiasaan membiarkan charger tetap berada di stopkontak!!
Nah untuk langkah pencegahannya kalian dapat melakukan hal-hal kecil berikut ini:
- gunakan charger dalam kondisi menyala ± 6 jam waktu pengisian daya dan ± 2 jam waktu standby.
- lepaskan charger ketika sudah menggunakannya.

Baca Juga: 
▪ Bahaya Ransomware pada Perangkat Android
▪ 6 Bahaya Root Perangkat Android 
▪ Bahaya Malware pada Perangkat Android

Mungkin hanya itu saja yang dapat saya tulis disini mengenai Bahaya Charger Handphone Tetap Berada di Stopkontak, terimakasih dan semoga bermanfaat.

Disqus comments